KALIANDA- Hilangnya kendaraan roda empat diareal parkir wisata Pantai Sanggar Beach Way Urang Kalianda, kini jadi sorotan masyarakat luas. Bahkan, meluas bukan hanya dari pihak polisi dan LSM saja. Tapi, meluas dari mulai pejabat daerah Lamsel di BPPRD, Legislatif, Ormas, hingga praktisi hukum dan mantan anggota dewan.
Diungkapkan anggota dewan dari Partai Nasdem, Ujang Suhandirin bahwa untuk masuk wisata pantai Sanggar Beach itu, tidak gratis. “Tapi, bayar. Jadi, perlu ada kejelasan tanggung jawab,” kata Ujang, pria asal Desa Sukaratu ke media ini.
Begitu pula Aqrobin AR, Ketua LSM Pro Rakyat mengatakan tuan rumah dalam hal ini owner Sanggar Beach dengan tegas nyatakan harus ada tanggung jawabnya. “Tuan rumah harus ikut tanggung jawab, soalnya tamu kehilangan mobil dihalaman rumahnya,” sorot Aqrobin, disebuah group whast-upp.
Sedangkan Mantan Anggota Dewan Lamsel Syahidan MH mendukung penyelidikan yang sedang dilakukan polisi dengan memberikan informasi status korban dalam peristiwa itu. Adalah, korban merupakan bendahara di Puskesmas Branti yang statusnya janda anak tiga. “Pemilik mobil itu, masih keponakan mantan kades Mandah Sutrisno,” sebutnya.
“Apa pun bentuknya, korban sudah kehilangan mobil di areal parkir pantai wisata…betul…?? ,” timpal Syaifulloh Musa, pengacara profesional, menegaskan sambil bertanya kepastian peristiwa ke nitizent di group itu.
Sementara itu, wawancara langsung dengan Kabid di BPPRD Pemkab Lamsel menyebutkan bahwa pihak terkait seperti polisi harus mengetahui dulu dari pengelolaan parkir di pantai wisata itu. “Ada menejemen yang terpisah dalam pengelolaan parkir. Bisa saja, pengelolaannya terpisah. Maksudnya, pengelolaan parkir terpisah tapi ada juga yang dikelola langsung oleh ownernya.
“Jadi kita harus tahu dulu, menejemen pengelolaannya terpisah atau nyatu dengan ownernya,” jelas Kabid yang tak mau diungkap namanya, pada Kamis (2/4) di ruangannya. Setelah itu diketahui, lanjut Pak Kabid, barulah kemudian bisa dijawab siapa yang harus tanggung jawab, atas hilangnya mobil di areal parkir itu.
Sementara itu, Hartono, perwakilan wisata Sanggar Beach, mengaku tak mengetahui keberadaan Pak Yosep, sedang berada dimana dan tidak bisa berkomentar banyak. Dirinya, hanya meminta media ini untuk menghubungi orang kepercayaan Pak Yosep adalah Pak Joko.
Untuk diketahui, peristiwa hilangnya mobil Honda Brio di areal parkir wisata pantai Sanggar Beach Way Urang Kalianda, pada Rabu (1/4) masih dalam proses penyelidikan di Polsek Kalianda. Bahkan, untuk menyusuri bentuk tanggung jawab atas peristiwa mobil hilang di areal parkir Sanggar Beach, polisi dipastikan akan lakukan pemeriksaan kepada Pemilik Pantai Sanggar Beach Pak Yosep. (asof)
















