Capai Penurunan Angka Stunting Lamsel Hingga 0%, Bupati Egi Kerahkan Seluruh Pejabat Saling Kolaborasi Terjun Langsung ke Masyarakat

148

RAJABASA- Tekan penurunan masalah stunting hingga 0% di Lamsel, duet kepemimpinan Bupati Lampung Selatan H, Radityo Egi Pratama dan Wakil Bupati H, M Syaiful Anwar mengerahkan seluruh pejabat untuk berjibaku turun secara langsung ke masyarakat. Termasuk, para camat dan para Kades se-Lamsel.

Ini diketahui media ini dengan melakukan perekaman langsung kegiatan sosialisasi “Rembuk Stunting Tahun 2025′ di Balai Desa Rajabasa. Bukan hanya Camat Rajabasa saja yang terlihat hadir memberikan penjelasan mengenai stunting, namun semua unsur pimpinan kecamatan setempat, mulai dari Kapolsek, KUPT, Koramil, hingga tokoh desa ikut hadir dalam sosialisasi “Rembuk Stunting Tahun 2025” tersebut.

Camat Rajabasa Firdaus membuka secara langsung kegiatan yang banyak dihadiri masyarakat desa setempat. Bersama Plt Kades Rajabasa Agus Syahroni, para KUPT dan Kapospol Rajabasa, termasuk Kapolsek Kalianda Sulyadi, sang Camat membuka secara resmi dengan ucapkan selamat datang di Balai Desa Rajabasa.

Menurut Camat Rajabasa Firdaus, penurunan angka stunting hingga 0% bisa dicapai dengan saling berkaloborasi ditiap unitnya, baik itu dari sektor kesehatan, perikanan, pendidikan, peternakan, dan desa mulai dari rumah tangga.

Lebih lanjut Firdaus mengatakan stunting ini terjadi bisa dari rumah tangga yang dimulai dari melahirkan, bayi, anak-anak hingga usia remaja. “Pencegahan dan penanggulangan masalah stunting ini sudah menjadi perintah bupati langsung Radityo Egi Pratama. Ini harus selesai sukses dan tuntas dengan tetap kedepankan cara yang inovatif dan efektif disetiap pencegahan dan penanggulang stunting di Lamsel, ” jelas Firdaus, Jumat (1/8) di Balai Desa Rajabasa.

Satu diantaranya, lanjut Camat Rajabasa ini, kita berkolaborasi dalam pencapaiannya agar 0%. Yakinlah, “Bismillah Bisa” Pencegahan dan Penanggulangan Stunting bisa kita lakukan dengan baik, ‘ beber Firdaus lagi, saat berikan sosialisasi langsung ke masyarakat (asof)